Friday, February 04, 2005

Nasi beriyani paha sekambing

Biasa pagi-pagi kami jalan-jalan cari makan. Baik jua nasib ada orang bedaggang arah jiran kami sebalah. Kalau inda, au makan roti karing saja kali ari-ari. Tekana senior kami belanja ia kan pencen ani, inda tah kami keluar mencari makan. Makan free lah pagi ani. Pukol 9am pengarah mohonkan naik keatas tingkat lima. Katanya coffee break diatas saja, banyak makanan disana. Ehm... au ani ia ca... Sediakan tah parut.

Sampai diatas, pengarah menyambut kami dengan mempelawa makan nasi beriyani paha sekambing yang maseh on the way alum sampai keofis hehe.. Actually aku yang pandai-pandai membagi nama, sebenarnya aku salah sabut. Kan nyabut nasi briyani sepaha kambing tesabut pulang nasi briyani paha sekambing. Famous tah pulang nama glamour atu...

Sambil menunggu briyani paha sekambing ani.. dipelawanya makan nasi lemak bungkus keratas. Ada acar rampai, ayam masak merah, sambal pusu dan talur rabus. Memang special dari nasi bungkus 50sen kami. Tapi inda kami mau makan, kami masukan dalam kantong kan dibawa turun saja ke bilik kami. So dalam duduk-duduk menunggu menu special pengarah atu makan dessert saja kami dulu. Macam-macam kuehnya; koci, pulut panggang, apam, agar-agar pandan dan adalagi dua macam lupa ku namanya.

Alum lama sampai tia nasi briyani paha sekambing ani, apa lagi bangun lah bediri mengaut. Sekali di liat ukannya paha sekambing, ayam seraban haha...Rupanya inda sampat oder, should be a day in advance kalau kan mau. Tapi untuk tidak menghampakan ada pulang jua kambing masa kurma pendangani beriyani ayam seraban atu. Alhamdulillah kanyang pagi ani makan free. Before ku balik sampat ku belagu rah pengarah, terima kaseh daun keladi, esok-lusa belanja kami lagi.. Disautnya; esok mau biskita datang kan... ooops ri jumat banar...

Turun kebawah bilik kami kana sambut lagi dengan hidangan yang menyelerakan oleh kaka-kaka kami yang kan pencen esok lusa ani. Adoi... mana kan menaruh lagi ni.. parut pun sudah kancang lapas makan briyani pengarah ani. Mau inda mau paksa tah jua dijamah hidangan yang menunggu sudah atas meja ani. Ada daging rendang gula melaka, ayam rempah merah, sambal pusu, telor rebus, ulam timun dan nasi pandan. Kawan ku yang seorang atu membawa tia jambu dengan kicap manis pekat campur dengan lada rindu.. ehm... kambang liur tarus... ngap jua...

Balik tengah hari ada lagi tapau kan dibawah orang dari seksen sebelah besedakah; nasi ayam sama sate goreng... aaah.. au inda berasap dapor ku tengah hari ani. Makan nasi tapau saja.

Malam lagi sambung cerita makan. Biasa sudah kan malam jumat; perhimpunan keluarga Paji Saudin... abis jemaah magrib n tahlil, minum kami sekajap menanti Isya; apple struddle dengan pastrinya yang garing n soft, ditambah lagi filling applenya yang rich n juicy n layered wif fresh cream, ehmm... sinful really... bapa pun suka, surprisingly, tart nanas, pais manis, chocolate biscuit and pandan cake(ryn bawa).

Lapas atu azan Isya pun bekumandang di TV. Sibuk laki ku nyuruh laju berjemaah Isya. Bukan ia apa, tau lah parutnya atu bukannya tahan kan menanti makan sampai pukol 8pm.. Kamas bejamaah terus mengadap meja; ada tengiri kari(yang peradian ku seorang atu baus kan), sambal sotong oyster, kitang berabus (bapa bawa), Sam Tak Tao (Ryn yang buat), kembayau. Sudah meliat kitang atu lupa diri, makan dua tiga tambah pun inda terasa... ehm.... Au ia ca hari makan sedunia eh, dari pagi ke malam ngasuh parut tah ganya.. macam ayam karan

1 comment:

6 weeks said...

Aku pulang tebulahak rasanya memikirkan makanan yang kana sabut ani....tapi inda jua ketara kali ah